Friday, 06 July 2012 10:15

Kronologis lahirnya RGH pada Corona

RGH pada Corona sudah dapat dilakukan saat ini dan terbatas pada NAND 16MB saja saat ini. Namun, dibalik itu, alangkah menariknya menyimak lahirnya RGH pada Corona dengan menyimak kronologis dibawah ini.

 

Tepatnya tanggal 29 April 2012, Team Xecuter berhasil menemukan solusi RGH pada Corona. Pada saat itu mereka belum merilis atau menginformasikan tentang alat atau metode secara detil. Team Xecuter hanya menyertakan sebuah screenshot J-Runner yang berisi informasi bahwa Corona memang telah mereka kalahkan.

CORONA2

CORONA1

Beberapa hari lalu, tepat tanggal 3 Juli 2012,  Team Xecuter memperkenalkan Coolrunner 3 yang memiliki fitur RATER yang dapat mempercepat booting pada Xbox Slim versi Trinity dan Corona secara stabil. Coolrunner 3, hanya ditujukan untuk RGH pada Slim saja. Pada saat itu, Xecuter mengatakan , Coolrunner 3 akan diproduksi secara penuh dalam beberapa minggu ke depan.

CR3 final prototype

 

Keesokan harinya, tanggal 4 Juli 2012, Team 360Squirt mengumumkan bahwa RGH pada Corona sudah dapat menjalankan Freeboot. Freeboot dan Xell dapat diperoleh menggunakan program AutoGG 0.6 terbaru dan RGH pada Corona dapat dilakukan dengan menggunakan glitch board versi 1.2 BGA yang sudah mereka jual beberapa waktu lalu. Hanya, saat ini mereka merilis versi yang sudah diprogram khusus untuk Corona. RGH pada Corona , saat ini, hanya terbatas pada mesin dengan NAND 16MB. NAND 16MB hanya ditemukan pada Corona yang memiliki HDD bawaan pabrik seperti Xbox Slim 250GB atau 320GB special edition. Untuk Corona dengan NAND 4GB, belum ada solusi saat ini karena metoda pengambilan NAND yang berbeda dengan 16MB NAND.

360-Squirt-1-2-BGA-Black-Coolrunner-Glitcher

 

Tanggal 5 Juli 2012, Team Xecuter merespons dengan merilis solusi DIY atau Do It Yourself , diagram dan file XSVF khusus Corona, sehingga konsumen yang telah membeli produk Coolrunner rev A/B/C dapat menikmati RGH pada Corona dengan hanya menambahkan komponen Oscilator 48Mhz. Xecuter mengatakan bahwa solusi tersebut tidak dapat diandalkan dan sangat tidak stabil bila dibandingkan dengan Coolrunner versi 3 yang langsung memasuki masa produksi.  Lihatlah hasil testing siklus booting pada Corona menggunakan metoda DIY Coolrunner di bawah ini :

 

48crystal

11, 51, 14, 5, 5, 26, 19, 1, 1, 13, 18, 3, 1, 3, 4, 6, 8, 5, 5, 9, 3, 2, 7, 22, 14, 4, 6, 5, 1, 2, 16, 2, 5, 17, 8, 10, 8, 8, 9, 4, 13, 2, 9, 4, 19, 2, 8, 2, 10, 11, 1, 14, 1, 2, 10, 4, 3, 3, 3, 1, 3, 20, 4, 4, 6, 15, 7, 3, 18, 3, 6, 6, 1, 2, 3, 11, 2, 37, 3, 13, 1, 10, 9, 4, 10, 6, 3, 14, 2, 4, 4, 4, 6, 4, 2, 1, 6, 1, 9, 3, 4, 2, 8, 2, 5, 15, 3, 3, 1, 2, 6, 7, 6, 21, 15, 27, 11, 9, 4, 10, 2, 5, 11, 3, 6, 14, 26, 8, 2, 5, 4, 3, 11, 3, 15, 4, 10, 13, 14, 22, 22, 9, 6, 22, 19, 1, 5, 10, 5, 1, 7, 2, 16, 9, 1, 11, 2, 7, 24, 3, 8, 12, 8, 7, 12, 13, 4, 7, 3, 1, 17, 9, 2, 5, 3,
2, 5, 1, 16, 4, 9, 9, 3, 1, 1, 15, 18, 3, 7, 3, 49, 18, 9, 6, 4, 1, 2, 11, 1, 3, 1, 5, 14, 12, 16, 11, 1, 8, 11, 1, 47, 8, 1, 19, 2, 18, 9, 6, 7, 15, 12, 13, 6, 16, 5, 3, 11, 3, 12, 2, 5, 2, 11, 4, 1, 18, 8, 13, 8, 10, 8, 1, 1, 13, 10, 5, 38, 10, 20, 3, 8, 4, 7, 4, 17, 3, 6, 1, 8, 13, 2, 3, 2, 10, 1, 1, 30, 17, 7, 14, 24, 10, 1, 16, 11, 16, 5, 6, 6, 11, 6, 1, 15, 1, 3, 5, 25, 10, 7, 5, 13, 12, 6, 8, 5, 7, 1, 46, 2, 17, 14, 2, 2, 6, 3, 3, 2, 5, 23, 3, 1, 8, 23, 15, 5, 1, 3, 3, 3, 1, 2, 5, 10, 9, 9, 20, 7, 22, 1,

* Satu siklus booting adalah 5 detik, sehingga arti angka di atas adalah :

Boot #1 = 11 X 5 = 55 detik

Boot #2 = 51 x 5 = 255 detik

Boot #3 = 14 X 5 = 70 detik

dan sebagainya.

 

Pada hari yang sama, Team 360Squirt dengan cepat merespons ucapan Xecuter dengan merilis XSVF file dan VHDL untuk 360Squirt secara gratis. Team 360Squirt mengatakan, solusi Coolrunner 3 adalah solusi yang "tidak diperlukan" dan "dibuat-buat". Penggunaan chip Xilinx 128 bit sengaja dipilih agar fungsi RATER / pemilihan timing XSVF dapat dilakukan dengan menggunakan jumper. Padahal, menurutnya Xilinx 64 bit sudah sangat cukup dapat melaksanakan proses RGH dengan sangat stabil. Konsep RGH sangat ditentukan oleh XSVF yang di flash ke dalam chip Xilinx. Cukup flash salah satu file XSVF yang paling cocok dan tidak usah menggunakan software J-Runner untuk mencari solusi yang terbaik. Menurutnya, penggunaan oscilator pada glitchboard sudah sangat efektif dan stabil pada RGH Corona dan mereka mensyukurinya karena sudah mengimplementasikan oscilator sejak awal. Team 360Squirt juga mengatakan bahwa, dengan hadirnya RGH pada Corona menggunakan 360Squirt, otomatis "memaksa" Team Xecuter untuk merilis code gratis untuk kalangan umum, sama kejadiannya dengan cerita RGH 2.0 pada beberapa waktu lalu

tqfp

 

 Mungkin masih ada cerita dan drama yang akan menyusul setelah ini, namun, dengan adanya dua kubu developer yang saling bersaing dan saling menyerang, tentunya membuat kompetisi menjadi yang lebih menarik. Sebagai konsumen, sebenarnya ini menjadi sebuah berkah karena makin banyak solusi atau pemikiran yang diumbar oleh mereka, makin baik kualitas RGH yang akan didapat.

Last modified on Sunday, 05 February 2017 14:40