Tuesday, 17 July 2012 10:06

Ulasan Xecuter DemoN

Team Xecuter baru saja merilis dan memasarkan Xecuter DemoN yang digadang-gadang menjadi salah satu produk andalannya. Sebenarnya, apakah Xecuter DemoN itu? Artikel ini akan membahasnya secara spesifik.

Setiap mesin Xbox 360 memiliki NAND atau bisa disebut Operating System (anggaplah seperti Windows/Mac Os/Linux) yang tersimpan di dalam sebuah media memory bernama NAND Chip (analogikan dengan harddisk namun berbentuk memory). Setiap Xbox 360 memiliki NAND yang unik yang isinya tidak sama dengan NAND yang terdapat pada mesin Xbox 360 lainnya namun dapat memiliki NAND chip yang sama. Selama ini, bila mesin Xbox 360 di JTAG atau di RGH, maka isi NAND chip tersebut diisi dengan NAND yang telah dimodifikasi di PC yang sesuai dengan jenis hack yang dipakai apakah JTAG atau RGH. Dan selama ini pula, mesin JTAG dan RGH, memiliki sebuah kelemahan yakni tidak dapat terkoneksi ke Xbox Live.

phat-mobo

slim-mobo

NAND

 

Beberapa waktu lalu, pada masa-masa kejayaan JTAG, mesin JTAG dapat terkoneksi ke Live namun mudah sekali terkena ban oleh Microsoft karena struktur NAND yang jelas berbeda. Pada waktu itu pula, mesin JTAG yang terkena ban, dapat kembali login ke Xbox Live dengan membeli KV atau keyvault (data NAND donor) yang berasal dari mesin Xbox 360 lain yang belum terkena ban. Namun, tetap, mesin dengan mudahnya terkena ban dalam itungan jam. Dan karena kekacauan yang terjadi akibatnya, maka developer JTAG atau team Freeboot memutuskan untuk mematikan fitur Xbox Live pada JTAG selamanya dan mesin RGH pun terkena imbasnya karena dibuat oleh tim yang sama.

 

Namun, pada saat itu, dikenal sebuah alat yang dinamakan Cygnos360. Cygnos360 adalah alat yang pertama kali memungkinkan Xbox 360 memiliki dua NAND dalam sebuah mesin. Konsepnya sama, yaitu memungkinkan switch antara NAND yang ada di motherboard Xbox dan NAND yang ada di dalam Cygnos360. Cara pemasangan Cygnos360 juga agak rumit dan karena developer Cygnos360 pada saat itu, terkesan tidak mengembangkannya lagi, maka Team Xecuter mengambil alih dengan memperkenalkan Xecuter DemoN.

DemoN-nand

 

DemoN memiliki konsep yang sama dengan Cygnos360 yaitu menyediakan NAND kedua untuk Xbox 360. Namun karena lahirnya hack RGH yang tidak dapat di patch oleh Microsoft maka penggunaan DemoN menjadi sangat efektif. Perpindahan antara NAND mesin dengan NAND yang ada di DemoN dapat dilakukan dengan menekan sebuah tombol pada panel DemoN pada saat Xbox 360 dalam kondisi standby atau dapat juga menggunakan tombol sync pada mesin. NAND yang terdapat dalam motherboard Xbox 360 berisi NAND pabrik dan NAND yang terdapat pada DemoN adalah NAND RGH. Dengan demikian, sebuah mesin Xbox 360 RGH dapat memiliki fitur yang 100% komplit, yaitu bermain semua game tanpa ada halangan region atau firmware LT+ dan juga dapat terkoneksi ke Xbox Live. Untuk fitur offline, gunakan NAND RGH, dan untuk fitur online ke Xbox Live, gunakan NAND pada mesin.

 

Dengan DemoN apakah koneksi ke Xbox Live 100% aman? Tentu ada syaratnya. Inilah syarat-syaratnya :

1. Sebaiknya, drive di flash ke original kembali, dan memiliki disc original

2. Semua game tipe RGH, disimpan di HDD external. Hindari semua data RGH memasuki HDD internal Xbox 360

3. Jangan lupa install dashlaunch pada mesin RGH dan jangan lupa menekan switch untuk kembali ke NAND retail (pabrik). Salah memilih, fatal akibatnya

 

Bagaimana dengan pengguna yang tetap ingin menggunakan disc backup (drive terflash ke LT+3.0) pada mesin RGH untuk koneksi ke Xbox Live ? Ini lebih beresiko terkena ban. Namun cara yang diyakini lebih aman dan efektif adalah flash drive ke original sebelum naik dashboard. Contohnya , bila mesin pada saat di RGH ada pada posisi dashboard 13599 dan drive LT+3.0 (RGH 1.0), untuk pemasangan DemoN + Live, RGH harus dirubah ke RGH 2.0 (harus naek ke dashboard 14719 terlebih dahulu). Sebelum naek dashboard, drive harus di flash ke original terlebih dahulu. Setelah naek dashboard, drive bisa dibalikkan ke LT+3.0 lagi. Memang lebih repot, namun cara itu diyakini lebih efektif daripada tetap di LT+ 3.0 pada setiap kali naek dashboard.

 

DemoN juga memiliki port USB pada panelnya. Fungsi port ini adalah untuk melakukan Read/Write NAND pada mesin Xbox 360 maupun NAND pada DemoN dengan kecepatan tinggi. Biasanya, untuk melakukan write dan read NAND menggunakan NAND-X atau sejenisnya, dibutuhkan waktu 2 menit. Dengan DemoN, hanya 22 detik saja.

switch

Konsep dibuatnya port USB adalah kemudahan dalam mendownload dan mengupgrade NAND RGH apabila terkoneksi ke Live. Setiap kali naik Dashboard, nilai LDV pada NAND, selalu +1 alias naik satu dan LDV NAND RGH harus dinaikkan +1 juga. Contohnya seperti di bawah ini :

dash-ldv-3

 

dash-ldv-4

 

Dengan dinaikkannya LDV NAND RGH, maka baik NAND retail (pabrik) dan NAND RGH, akan selalu bekerja dengan baik.

Untuk pengguna Xbox 360 Phat dengan RGH 1.0, tidak dapat menggunakan DemoN untuk Live. Mesin RGH 1.0 harus diupgrade menjadi RGH 2.0 agar DemoN dan Live bekerja secara efektif. Logikanya, begitu terkoneksi ke Xbox Live, mesin akan terupdate ke dashboard terkini (15574 saat ditulisnya artikel ini). Pada saat ini, dashboard terakhir yang dapat di RGH adalah 14719. Apabila mesin sudah berada pada dashboard 15574, tidak dapat di RGH apabila tidak memiliki NAND 14719 dan CPU key nya. Jadi, agar DemoN dan RGH berjalan normal, mesin RGH 1.0 dikembalikan dulu ke NAND original, lalu dinaikkan ke dashboard 14719, lalu diambil kembali NAND nya, lalu di RGH 2.0. Lalu dashboard retail dinaikkan ke 15574, lalu di dump kembali atau tetap menggunakan NAND dump pada saat 14719 dengan nilai LDV nya dinaikkan 1 . Lalu buatlah NAND RGH menggunakan NAND tersebut.

Merubah RGH 1.0 ke RGH 2.0 pada Xbox 360 Phat melibatkan perubahan jalur kabel di dalamnya. Perlu diketahui bahwa boot time RGH 2.0 Phat jauh lebih lambat daripada RGH 1.0. Untuk pengguna Xbox 360 Slim, karena dari dulu hingga saat ini RGH yang berjalan adalah RGH 2.0 sehingga tidak perlu lagi mengubah jalur kabel RGH nya. Dan kecepatan boot pada Slim adalah tetap seperti sebelumnya.

Fungsi menarik lainnya adalah, tidak perlunya mesin dibawa ke modder atau teknisi apabila mesin Xbox 360 brick. Cukup flash melalui port USB ini dan bila mesin tidak error, Xbox akan kembali hidup. Cukup menarik memang DemoN ini.

Untuk mengetahui cara kerja DemoN, silahkan lihat video di bawah ini

 

Tunggu apa lagi, silahkan men-DemoN-kan mesin RGH anda sekarang juga. Apakah DemoN berjalan pada mesin yang sudah di RGH menggunakan chip selain Xecuter Coolrunner ? Logikanya bisa, karena chipnya sebenarnya sama. Layak untuk dicoba.

Last modified on Sunday, 05 February 2017 14:44