Wednesday, 22 May 2013 14:37

Xbox One : Generasi Baru Penerus Xbox 360

Tepat tanggal 21 Mei 2013 jam 1 siang waktu EST Amerika Serikat (Jam 00.00 tanggal 22 Mei 2013 WIB), Microsoft memperkenalkan penerus Xbox 360 yang dinamakan Xbox One. Dengan demikian nama-nama penerus Xbox seperti Xbox 720, Durango, Xbox Loop, Xbox Infinity, Xbox 8 , dan lain-lain terpatahkan. Microsoft memiliki konsep satu konsol untuk semua kebutuhan hiburan di rumah sehingga dinamakan Xbox One. Xbox One tidak sekedar konsol game semata. Xbox One memiliki fitur hiburan seperti Live TV, Gaming, Browsing dan tentu Social Networking seperti Skype. Microsoft ingin menjadikan Xbox sebagai pusat hiburan utama di ruang tengah.

Bentuk Xbox One 

Berbeda dengan Xbox 360, Xbox One terkesan "kaku" karena bentuknya yang terlihat kotak dengan sisi yang di bevel.  Seperti generasi Xbox 360 Slim, Xbox One juga memiliki warna body hitam dengan perpaduan antara glossy dan matte. Bila dilihat secara sekilas, bentuk Xbox One lebih mirip ke perangkat Mini HTPC / DVD Player / VCR (Video Cassette Recorder) / LaserDisc / Parabola. Pada sisi kiri dan kanan terdapat lubang-lubang ventilasi. Begitu pula dengan bagian kanan atas yang secara keseluruhan melupakan lubang-lubang ventilasi. Di bawah inilah kipas pendingin untuk ventilasi diletakan.  Komposisi ini mirip dengan apa yang terlihat pada Xbox 360 Slim.

xbox-one-details

 

Ports

Xbox One memiliki beragam port yang tersedia di bagian belakang. Bagian paling kiri adalah port adaptor, lalu HDMI out, lalu optical out, lalu HDMI IN, 2 X USB 3.0 Port, Kinect, IR out, dan LAN. Yang menarik disini adalah adanya port HDMI In, yang berfungsi sebagai passthrough (signal input) untuk siaran TV dari set top box atau siaran digital dari perangkat lain. Dengan demikian, perpindahan  maupun perpaduan dari signal input / game dapat berlangsung dengan seketika tanpa membutuhkan perubahan pada AV source dari TV. Sebagai contoh, Xbox One tersambung dengan port HDMI1 pada TV LCD/LED. Dan Media Player ataupun perangkat digital lainnya tersambung ke HDMI input pada Xbox One (tidak tersambung port HDMI2 pada LCD/LED TV). Dengan skema koneksi ini, maka Xbox One dapat menampilkan game dengan film yang dimainkan dari perangkat digital lain dengan bersamaan. Disamping HDMI Input, terdapat juga IR (Infra Red) Out yang diasumsikan berfungsi untuk menyambungkan perangkat digital lainnya.

xbox one ports

 

Motherboard / Hardware

Bentuk motherboard dan lokasi penyimpanan media hampir mirip dengan komposisi yang ditemukan pada Xbox 360 Slim. Wired Magazine menguak proses desain Xbox One dari prototip hingga menjadi produk final. Dari foto motherboard terlihat bahwa koneksi yang dipakai masih berupa SATA baik untuk Blu-Ray drive, dan HDD nya. Dengan kipas pendingin yang cukup besar, diharapkan masalah RROD tidak terulang kembali.

xbox-one-teardown

xbox-one-motherboard

 

 

Spesifikasi Hardware Xbox One adalah sebagai berikut :

xbox-one-specs

 

Wireless Controller

Bentuk Wireless Controller mengalami sedikit perubahan bentuk terutama pada bagian perletakan baterai. Pada stik Xbox 360, posisi baterai menonjol keluar. Pada controller Xbox One, posisi baterai disembunyikan di dalamnya sehingga terlihat lebih rapi. Selain itu, tombol Bumper dan Trigger juga mengalami perubahan bentuk. Tombol Trigger pada Xbox One memiliki fungsi Rumble (getar) - pada Xbox 360, rumble hanya pada keseluruhan body controller itu sendiri. Fungsi Rumble dapat sangat terasa pada game shooter pada saat melepaskan tembakan.  

xbox-one-controller-details

Tombol analog juga mengalami perubahan. Tombol analog pada XBox One  memiliki diameter yang lebih kecil daripada controller Xbox 360 namun lebih nyaman digunakan. Dengan sensitifitas yang lebih tinggi, tombol analog Xbox One hanya membutuhkan sedikit tenaga untuk menggerakannya.  Tombol ABXY mengalami perubahan dalam warna saja. Tombol Xbox Home berpindah tempat ke bagian atas dan tombol back maupun start berubah menjadi bulat dan memiliki icon khusus.

Dikatakan pula, tombol D-Pad mengalami perubahan desain. Pada Xbox 360, tombol D-Pad hanya berupa bantalan karet di dalamnya. Pada Xbox One, tombol D-Pad mendapatkan tombol fisik seperti tombol Bumper sehingga terdengar bunyi klik pada saat ditekan.

Secara keseluruhan, controller Xbox One lebih nyaman digunakan daripada controller Xbox 360.

 

Kinect

Microsoft memperkenalkan Kinect versi baru sebagai penerus Kinect.  Kinect menjadi asesoris wajib punya dan wajib dipasang pada semua Xbox One - bukan menjadi pelengkap saja. Bentuk Kinect baru memiliki tema yang sama dengan console Xbox One yaitu berkesan "kaku"dan persegi. Bagian bawah dari Kinect merupakan microphone yang berfungsi untuk mendengarkan perintah dari pengguna.

microsoft-xbox-one-kinect-01

Kemampuan Kinect kini menjadi lebih sempurna karena dapat mendeteksi gerakan dalam resolusi tinggi. Dalam demo Kinect di bawah ini terlihat bahwa Kinect dapat mendeteksi ekspresi wajah, mendeteksi gerakan walau dalam keadaan gelap gulita, mendeteksi denyut jantung. Pengalaman bermain dengan Kinect menjadi jauh lebih sempurna pada Xbox One. 

 

Operating System

Operating System pada Xbox One pada dasarnya berupa kernel Windows yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga efektif dan optimal. Sehingga porting game dari PC ke Xbox One menjadi jauh lebih mudah karena sama-sama menggunakan CPU x86. Tampilan dashboard Xbox One mirip dengan Xbox 360 dan masih berkesan Modern Style ala Windows 8. Microsoft mengatakan bahwa OS pada Xbox One merupakan gabungan dari tiga Operating System yang berjalan secara simultan yaitu Windows 8, Windows RT dan sejenis OS dari Microsoft khusus untuk Xbox One. Penggunakan tiga OS ini untuk menunjang segala macam proses yang berlangsung di Xbox One pada saat menampilkan game atau film atau apapun yang membutuhkan proses kalkulasi CPU yang intensif.

Xbox-One-Dashboard

 

Sistem / Konsep  Kerja Xbox One

Banyak yang bertanya tentang bagaimana konsep kerja / sistem kerja pada Xbox One. Apakah mengharuskan koneksi internet penuh ? apakah memblok game bekas dan lain sebagainya. Untuk itu secara poin per poin, sistem kerja Xbox One adalah sebagai berikut :

1. Xbox One tidak membutuhkan koneksi internet secara terus menerus, namun membutuhkan koneksi internet untuk sinkronisasi setidaknya sekali dalam sehari

2. Xbox One tidak dapat memainkan game Xbox 360 baik itu game retail maupun game XBLA

3. Wireless Controller Xbox One tidak dapat dipakai di Xbox 360 dan sebaliknya

4. Kinect Xbox One tidak dapat dipakai di Xbox 360 dan sebaliknya

5. HDD Xbox One tidak dapat dilepas dan tidak dapat di ganti ke ukuran yang lebih besar, sebagai gantinya dapat menggunakan external HDD

6. Xbox One membutuhkan instalasi game 100% ke dalam HDD dan setelah itu game dapat dimainkan tanpa memerlukan disc

7. Setiap game Xbox One terhubung ke LiveID, sehingga game tersebut tidak dapat dipinjamkan ke orang lain

8. Setiap game Xbox One dapat dijual namun dengan mekanisme tertentu (harus dikonfirmasi oleh Microsoft)

9. Fitur TV pada Xbox One hanya berlaku untuk wilayah US aja untuk saat ini.

10. Profile yang sudah dibuat pada Xbox 360 dapat kembali digunakan pada Xbox One

11. Xbox Live Gold yang sudah dibeli pada Xbox 360 berlaku juga pada Xbox One dalam arti tidak akan hangus 

 

Sementara ini hanya itu saja yang dapat disampakian mengenai Xbox One. Tentunya Microsoft akan kembali mengkonfirmasi banyak hal lagi dengan semakin dekatnya dengan ajang E3 tanggal 16 Juni 2013 nanti. Semoga Xbox One tetap menarik untuk gamer.

 

 

Last modified on Monday, 06 February 2017 13:16
More in this category: Unboxing Xbox One »