Monday, 16 March 2015 06:10

Tutorial Game Sharing Xbox One Dan Penjelasannya

Xbox One memiliki fitur game sharing yang sangat berguna bagi gamer yang ingin mengirit pengeluaran pada saat membeli game digital dari Microsoft Store. Game sharing memungkinkan sebuah game di bagi atau dapat dimainkan oleh user atau profile lain di mesin lain dengan syarat asal tahu login dan password dari user / profile yang pertama kali membeli game digital tersebut. Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dan experimen di bawah ini.

xboxonesharedconsoleAda dua mesin Xbox One dimana masing-masing mesin memiliki sebuah profile

share 1Ada beberapa game yang dibeli secara digital oleh profile #1 pada mesin #1 - Limbo, Lara Croft Temple of Osiris dan Killer Instinct

share-2Dan cuma ada satu game yang dimiliki oleh profile #2 pada mesin #2 yaitu Ori And The Blind Forest

share-3Untuk menghemat waktu install (tidak perlu download ulang), maka siapkanlah HDD eksternal untuk mengcopy game digital yang sudah dibeli oleh profile #1 pada mesin #1. Format HDD tersebut

share 5Ada notifikasi apabila HDD eksternal tersambung ke mesin

share 6Pilih game yang ingin di copy. Pastikan game tersebut berupa game digital. Contohnya game Lara Croft and the Temple of Osiris.

share 7Tekan A, lalu pilih Manage Game

share 8Karena game masih berada di Internal HDD , tekan A

share 9Lalu pilih Copy All

share 10Proses copy akan berlangsung dari HDD internal ke HDD eksternal

Setelah proses copy selesai, jalankan mesin #2 dan agar game sharing terasa nyata, mulailah login menggunakan user profile #1 pada mesin #2

share 12Masukkan email user profile #1 pada mesin #2

share 13Dan masukkan pula passwordnya

share 14Setelah login selesai, maka di mesin #2 terdapat dua buah profile

share 16Masuk ke my games and apps maka terlihat game-game yang dimiliki oleh profile #1 telah siap untuk diinstall pada mesin #2. Untuk menghemat waktu install dan untuk menghindari proses download, maka tancapkan HDD eksternal yang sudah berisi game yang telah di copy dari mesin #1 sebelumnya

share 21Mulailah proses copy kembali game dari HDD eksternal kd HDD internal mesin #2. Contoh game yang di copy adalah Killer Instinct

share 31aCoba jalankan game Killer Instinct. Dipastikan game berjalan dengan baik

share 39Sekarang coba jalankan game Ori And The Blind Forest

share 40Game berjalan dengan baik

Perlu diingat bahwa sebelumnya sudah diinformasikan bahwa ada tiga buah game yang dimililki oleh profile #1 yaitu Lara Croft and the Temple of Osiris, Limbo, dan Killer Instinct. Sedangkan profile #2 memiliki game Ori And The Blind Forest. Semua game tersebut jalan di mesin #2 dengan baik. Namun game sharing tidak berhenti disana. Untuk memainkan game yang dimiliki oleh profile #1 , maka mesin #2 harus selalu online.

Agar game-game tersebut dapat dimainkan secara offline, maka ada fitur pada Xbox One yang disebut Home Xbox. Set Home Xbox juga berfungsi agar fitur Xbox Live Gold dapat di share ke profile lain. Misalnya, profile #1 sedang berlangganan Xbox Live Gold maka profile #2 dapat pula merasakan sensasi multiplayer online dengan bantuan fitur share Xbox Live Gold dari profile #1 walaupun profile #2 tidak berlangganan Xbox Live Gold sekalipun.

Caranya lihat gambar di bawah ini

share 32Masuk ke Settings dan pilih My Xbox

share 33Pilih My home Xbox

share 34Pilih Make this my home Xbox

share 35Kembali pilih Make this my home Xbox

Lakukan set Xbox home ini untuk kedua profile diatas agar masing-masing profile dapat memainkan game yang telah di share walau dalam keadaan offline sekalipun.

Untuk mencoba bermain offline, silahkan matikan internet atau pilih opsi Go Offline pada Network.

share 37Pilih opsi Go Offline

share 31Cobalah bermain game Lara Croft, dipastikan game akan berjalan dengan baik walau dalam keadaan offline

Sampai tahap ini, game sharing telah diaplikasikan dengan baik. Namun, bagaimana dengan nasib mesin #1 yang telah ditinggalkan oleh profile #1 (yang telah menset Home Xbox nya pada mesin #2)?.

Karena mesin #1 itu sebelumnya hanya digunakan untuk mengcopy game dari HDD internal ke HDD eksternal tanpa terkoneksi ke internet, maka mesin #1 masih menganggap bahwa profile #1 masih men-set Home Xbox nya pada mesin #1. Sehingga game-game yang dimiliki oleh profile #1 di mesin #1 dapat dijalankan dengan baik walau dalam kondisi offline sekalipun.

Ini mungkin yang dapat disebut celah dari fitur game sharing dari Xbox One.

Namun apabila mesin #1 dikoneksikan ke internet, maka mesin akan melakukan sinkronisasi dengan server Microsoft dan game yang dimiliki oleh profile #1 pada mesin #1 tidak dapat lagi dimainkan dalam kondisi offline.

share 41Notifikasi akan muncul apabila mesin #1 sudah terkoneksi ke internet (tidak dapat lagi bermain offline)

share 42Dan ini adalah notifikasi lagi bahwa mesin harus terkoneksi ke internet agar game dapat dijalankan kembali

Agar mesin #1 dan profile #1 dapat bermain secara normal lagi, maka prinsipnya sederhana yaitu :

1. Koneksikan ke internet, atau

2. Set Home Xbox kembali (agar dapat bermain offline)

Ada lagi yang perlu diketahui dari prinsip game sharing ini, bahwa game digital Xbox One yang dibeli dari Microsoft Store memiliki dua buah lisensi (DRM), yaitu :

1. Lisensi pada Home Xbox

2. Lisensi pada user profiles (atau gamertag)

Sehingga, game yang dibeli oleh profile #1 pada mesin#1  dapat juga digunakan oleh profile #2 pada mesin #2 secara bersamaan (online).

Contohnya, game Lara Croft itu pada tutorial diatas dimiliki oleh profile #1. Walau profile #1 sudah berpindah Home Xbox ke mesin #2, tetapi pada mesin #1, profile #1 tetap dapat memainkan game itu asal terkoneksi ke internet (menggunakan lisensi user profile / gamertag) . Dan profile #2 pada mesin #2 dapat juga memainkan game Lara Croft pada saat yang bersamaan (menggunakan lisensi Home Xbox profile #1 pada mesin #2).

Yang tidak bisa dilakukan adalah jelas, menggunakan sebuah profile untuk memainkan game yang sama pada beda mesin secara online. Bila kondisinya demikian maka salah satu akan terlempar dengan sendirinya (automatic logout).

Sebagai penutup, perlu diketahui bahwa set Home Xbox hanya dapat dilakukan oleh sebuah profile sebanyak 3 kali dalam setahun. Sehingga, bila sebuah profile utama (misal profile #3) memiliki 10 buah game digital, maka dia dapat me-set Home Xbox maksimal ke 3 orang lagi setelahnya (contohnya Home Xbox ke mesin target A, B dan C). Tentunya di mesin target A, B dan C dapat berisi profile lain selain profile utama itu (misal profile #4, #5, #6 dst). Ketiga mesin tersebut WAJIB OFFLINE agar game yang telah di share dapat berjalan dengan baik. 

Namun, apabila mesin A, B dan C itu online, maka server Microsoft akan segera tersinkronisasi dan profile #4, #5 tadi otomatis akan kehilangan akses untuk memainkan game yang telah di share sebelumnya. Mengapa? Karena set Home Xbox itu hanya dapat dilakukan sekali saja setiap kali.

Jelasnya seperti ini :

1. Setting Home Xbox yang telah dilakukan profile #3 pada mesin A, akan hilang secara otomatis apabila mesin A terkoneksi ke internet (karena pada mesin B ini, profile #3 sudah men-set Home Xboxnya).

2. Dan setting Home Xbox yang telah dilakukan profile #3 pada mesin B, akan hilang juga secara otomatis apabila mesin B terkoneksi ke internet (karena pada mesin C ini, profile #3 sudah men-set Home Xboxnya).

3. Setting Home Xbox tidak akan hilang pada mesin C walau terkoneksi ke internet dikarenakan profile #3 sudah menggunakan limit 3 kali yang diberikan Microsoft untuk set Home Xbox nya. Terkecuali sudah ada jeda 1 tahun sejak terakhir kali set Home Xbox pada mesin C.

Mudah-mudahan dengan penjelasan yang cukup panjang lebar ini, membawa sedikit pencerahan bagi gamer Xbox One.

Last modified on Wednesday, 08 February 2017 08:53